Tips Bisnis Makanan

Cita rasa adalah yang paling utama dalam sebuah bisnis makanan. Tidak dapat tergantikan dengan hal lain jika ingin bisnisnya bertahan sampai turun temurun. Namun ada  beberapa bisnis makanan yang juga dapat meraup untung besar jika jago menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Misalnya makanan pedas. Se enggak enak-enaknya makanan pedas yang dijual pasti tetap ada yang nyari dan penasaran kan rasanya?! Mengapa, karena trend nya untuk saat ini (tahun 2020) memang masih makanan pedas ditambah dengan makanan sehat, karena isu virus beberapa waktu belakangan ini. Lalu bagaimana caranya meningkatkan penjualan bisnis makanan jika jenis makanannya bukan yang sesuai trend?


Seperti yang saya sampaikan tadi, cita rasa adalah yang utama, setelah itu adalah kebersihan baik di foto iklan, lokasi makan di tempat maupun makanan yang dibungkus, harus benar-benar terlihat bersih di mata pembeli karena saat ini banyak orang yang mulai sadar tentang kesehatan dan kebersihan. Selanjutnya adalah mempersiapkan agen-agen penjualan dari mulut ke mulut. Siapa mereka? Tidak lain dan tidak bukan adalah pelanggan-pelanggan yang sudah puas dengan cita rasa makanan yang dijual. Berikan mereka 1 Voucher makan gratis untuk teman atau keluarganya yang berjangka waktu maksimal 1 minggu dari pembelian. Hal ini dilakukan sebagai jalan masuk untuk memikat hati calon konsumen baru melalui cita rasa yang dimiliki makanan yang kita jual.


Ketimbang mengeluarkan uang untuk biaya cetak brosur promosi yang terlalu banyak, lebih baik alokasikan 80% nya untuk promosi denggan bentuk berbeda namun lebih manjur hasilnya, yaitu membagikan tester makanan yang Anda jual secara gratis. Ingat ya, ini tester jadi jangan terlalu banyak. Bukan karena kita pelit, namun coba kita renungkan sejenak, kira-kira mana yang rasanya lebih nikmat ketika jenis makanannya sama-sama bakso. Mangkok pertama diisi penuh dengan 5 buah bakso dan mangok kedua hanya berisi 3 buah bakso. Ternyata meskipun sebenarnya sama enaknya, tetapi orang cenderung merasa lebih merasakan nikmat ketika ada keterbatasan. Merasa mangkok kedua rasanya lebih enak meski hanya ada 3 buah bakso.


Jangan habiskan dana promosi Anda untuk brosur kertas semuanya, karena saya yakin sebagian besarnya akan berakhir di tempat sampah, lebih baik anggarkan sampel makanan gratis untuk calon konsumen baru. Jika cita rasa makanan yang Anda jual memang ngangenin dan layak untuk dibeli, selamanya mereka akan menjadi pelanggan tetap bisnis makanan Anda.


Dapatkan puluhan materi bisnis dan konsultasi tentang bisnis makanan hanya dengan mendaftar sebagai anggota grup “Membuka Pintu Rezeki”


Baca juga materi selanjutnya > Tips Bisnis Online


Oya ada satu video bisnis yang menurut saya sangat bermanfaat, mari kita tonton bersama : 




Komentar